February 2013
1 post
Feb 14th
20 notes
December 2012
2 posts
Dec 20th
5 notes
5 tags
WatchWatch
Paviliun Archifest 2012 Pada minggu terakhir di bulan September, perjumpaan itu berawal. Sesosok hitam yang berdiri dilatari hijaunya Foothills Fort Canning Park, Singapura. Saat itu ia belum sempurna, hanya sebentuk rangka baja seperti yang biasa terlihat di perlombaan F1 atau Parade Nasional. Ruang belum hadir di sana. Berkilo-kilo meter dari sana keesokan harinya, pagi yang terlampau cerah di...
Dec 7th
2 notes
July 2012
1 post
3 tags
Jul 29th
1 note
May 2012
3 posts
May 25th
7 notes
May 3rd
1 note
May 3rd
2 notes
April 2012
6 posts
Apr 28th
7 notes
3 tags
Apr 25th
3 notes
Apr 20th
1 note
Apr 17th
1 note
Apr 16th
1 note
Apr 16th
10 notes
March 2012
2 posts
Mar 27th
6 notes
1 tag
Mar 7th
February 2012
5 posts
Feb 28th
8 notes
Feb 27th
4 notes
Feb 21st
Feb 4th
6 notes
Feb 2nd
4 notes
January 2012
1 post
Jan 18th
October 2011
2 posts
4 tags
WatchWatch
Suatu hari di jalan-jalan protokoler kota, mendongaklah ke atas, ada gunung-gunung beton dan baja beradu perkasa, dan tak salah jika kau tiba-tiba lupa sedang berada dimana. “Kita di New York!” ya, material kacanya sama. “Ini seperti Singapura!” oh, bentuk seperti ini memang sedang tren di pasar pencakar dunia. Lalu kau tersihir dan pergi ke tempat termewah dan tertinggi di kota ini. Maka apakah...
Oct 13th
4 notes
3 tags
WatchWatch
mari berbicara tentang tabu. hal yang tak perlu diumbar. hal yang menjadi rahasia umum. hal yang diperbincangkan diam-diam dibelakang ketika jam makan siang. mari berbicara tentang lembaran-lembaran yang dituhankan: dicari, dipuja, dipersalahkan atas segala hal.  mari berbicara tentang bagaimana idealisme tidak memiliki harga. angka berjajar penyambung hidup itu milik gambar-gambar indah yang...
Oct 2nd
62 notes
September 2011
5 posts
3 tags
Sep 21st
19 notes
6 tags
WatchWatch
Ketika ditanya tentang garis merah yang menghubungkan karya peserta IAWT 2011, kurator sepakat menjawab tidak ada. Seperti halnya kultur Indonesia yang tidak bisa dicirikan hanya dengan satu rumah adat, satu makanan, maupun satu dialek; arsitektur Indonesia yang ditawarkan di pameran ini terdiri dari berbagai sudut pandang yang menghasilkan beragam desain yang tidak pernah seragam. Mereka...
Sep 21st
10 notes
3 tags
Sep 11th
24 notes
WatchWatch
” RUMAH-RUMAH TANPA PINTU siapa itu wajah-wajah dalam rumah-rumah tanpa pintu mengintip melalui celah bias makna mengusik hari tanpa asa ada yang merangkak  melewati jendela, mendaki dinding, menaiki atap mengais, melipir, mnggaruk setiap kemungkinan baru mengharap rumah mencari pintu seorang anak mengunci dirinya dalam bisu ayah menciptakan dinding-dinding peraturan tanpa jeda, kaku ibu...
Sep 5th
8 notes
Sep 3rd
2 notes
July 2011
9 posts
Jul 24th
1 note
Jul 11th
7 notes
1 tag
Kuliah Umum Rem Koolhaas dan David Gianotten:...
Berbicara tentang Rem Koolhaas berarti berbicara tentang betapa dunia adalah sebuah paradoks budaya, dimana hitam bisa menjadi cahaya dan salah adalah lumrah bagi manusia sekelas dewa. Beropini tentang Rem Koolhaas hanya berdasarkan satu kali kuliah dan dua kali berjabat tangan sama saja dengan berspekulasi bahwa matahari terbit di barat dan tenggelam di timur, hanya karena mungkin kita lupa cara...
Jul 8th
7 notes
1 tag
pemakansegala: Rumah rumah tanpa pintu →
“gak aman lah ntar kemalingan” “lah ntar privasi gw gimana orang lalu lalang” mungkin itu yang kebanyakan orang pikir apabila mendengar rumah tanpa pintu. Di pameran di dialogue artspace di Kemang sampai tgl 20 Juli nanti ini, terdapat belasan arsitek muda yang menunjukkan kreativitasnya dalam memberikan solusi desain rumah-rumah tanpa pintu. Ada yang dengan spesifik mendesain dengan kasus...
Jul 8th
6 notes
1 tag
jongBerbagi! : Rem Koolhaas dan Dunia Akademis... →
  Rem Koolhaas dan Dunia Akademis Arsitektur Indonesia Delta Yogo Perdana Sekitar tiga setengah tahun lalu, ketika saya duduk ditahun pertama di sekolah arsitektur di Surabaya prinsip-prinsip order dari arsitektur klasik yang digunakan seperti unity, harmony, dan balance untuk menghasilkan produk yang estetis. Hal ini seolah menjadi pegangan utama dalam studio perancangan arsitektur. Masalah...
Jul 7th
1 tag
jongBerbagi! : Rem Koolhaas dan Penjajakan Zaman... →
  LESS IS MORE, LESS IS BORE, MORE IS MORE, MORE AND MORE! “Rem Koolhaas dan Penjajakan Zaman di Arsitektur” Faisal Zulkarnaen Lahir didalam masa penjajakan arsitektur yang terkotak-kotak dalam sebuah gagasan konseptual yang dianggap “sakral” pada masa nya. Betransformasi menuju hierarki lain sesuai dengan landasan di zaman tersebut. Ketika Mies Van der Rohe dan Le Corbusier yang merupakan...
Jul 7th
1 note
Jul 6th
5 notes
Jul 5th
2 notes
1 tag
“RUMAH-RUMAH TANPA PINTU siapa itu wajah-wajah dalam rumah-rumah tanpa pintu...”
– Rofianisa/Vidour Jakarta, 5 Juli 2011
Jul 4th
4 notes
June 2011
4 posts
1 tag
WatchWatch
The Rebirth of Wae Rebo: official trailer Benarkah dimuseumkan berarti telah punah? Menjadi pusaka berarti dibiarkan berdebu dan beku dimakan waktu? Tercatat dalam sejarah berarti harus siap terlupakan dan digantikan oleh hal baru? read more: http://vidour.tumblr.com/post/7074661739/kelahiran-kembali-wae-rebo
Jun 30th
8 notes
1 tag
Kelahiran Kembali Wae Rebo
Benarkah dimuseumkan berarti telah punah? Menjadi pusaka berarti dibiarkan berdebu dan beku dimakan waktu? Tercatat dalam sejarah berarti harus siap terlupakan dan digantikan oleh hal baru? * Seperti ada yang ingin disampaikan oleh alam melalui deretan gunung dan bukit, aliran sungai dan selapis kabut, langit pagi dan malam, juga mata yang memandang ramah sejumlah turis yang kebanyakan bukan...
Jun 29th
9 notes
Jun 21st
5 notes
Jun 7th
27 notes
May 2011
4 posts
WatchWatch
Ketika sebuah rumah membuat seorang ibu lupa untuk mencium kening anaknya di malam hari sepulang kerja, Ketika seorang penghuni dikenali warga dunia namun tak dikenali tetangganya, Ketika puisi dari fasad rumah yang kaya inovasi hanya menjadi saksi mati keheningan ruang TV yang lama tak dikunjungi, Di sini arsitektur rumah Indonesia perlu dikaji kembali. Apakah rumah hanya benda mati yang dipajang...
May 18th
19 notes
1 tag
Sekilas Kabar dari Waerebo 2.0
Jakarta sedang diguyur hujan deras ketika Minggu siang saya terbangun dan mendapati ada satu panggilan tak terjawab. Adi Reza Nugroho menelpon setengah jam yang lalu. Wae Rebo barusan memanggil, literally. Dan saya terlalu kebluk untuk mendengar bunyi telpon masuk. Minggu kedua di Wae Rebo, tugas-tugas mereka semakin longgar. Deretan data yang harus mereka kumpulkan sebentar lagi selesai. Minggu...
May 14th
2 notes
1 tag
Sekilas Kabar dari Waerebo
Satu rentangan waktu dari bagian barat indonesia, dua teman kami sedang menembus hutan menanjaki perbukitan untuk mencapai satu lagi surga Indonesia yang baru beberapa tahun belakangan muncul di permukaan: Waerebo, orang-orang menyebutnya. Hanya dengan berbekal peralatan dokumentasi seadanya, ditambah kemauan yang di luar batas untuk menyuarakan Waerebo ke dunia di luar sana, mereka berangkat...
May 7th
8 notes
1 tag
EVENT REVIEW-VIDOUR 3 Mei 2011 @IMAJI DESIGN WEEKS →
Event Review – Vidour Penulis: Dita Kusumawardhani (STUDIO IAAW) Selasa malam tanggal 3 Mei 2011, rangkaian acara Imaji Design Week diisi oleh presentasi Vidour (Video Dokumentasi Arsitektur). Vidour merupakan sebuah komunitas yang diprakarsai oleh 4 orang mahasiswa dan lulusan arsitektur ITB, yaitu Andhang Rakhmat Trihamdani, Ronaldiaz Hartantyu, Adi Reza Nugroho dan Rofianisa Nurdin....
May 4th
April 2011
7 posts
Apr 19th
3 notes
Apr 18th
Apr 16th
ITB Campus Center: Kontribusi dalam Kontroversi
“Banyak yang mempertanyakan, di lingkungan kampus yang semua atapnya miring, mengapa atap Campus Center beratap datar. Memang, bangunan CC ini dimaksudkan sebagai analogi gerbang kedua ITB, sehingga jangan dianggap sebagai bangunan. Jika atapnya sama dengan atap yang lain, gerbang itu tidak akan menjadi puisi ditengah atap-atap miring itu bangunan kampus.” - Baskoro Tedjo, Arsitek...
Apr 15th
4 notes
Arsitektur Rumah Indonesia?
Jika diminta mendefinisikan tentang arsitektur rumah Indonesia, yang tercetus di pikiran masing-masing dari kita adalah rumah yang sejak lahir kita tinggali; dan itu beragam, sesuai suku, lokasi, dan status sosial maupun ekonomi. Namun bagaimanapun bentuk dan rupa bangunannya, sejak dulu rumah di indonesia selalu memiliki benang merah: pembuatannya yang dilakukan dengan gotong royong dan...
Apr 15th
16 notes